Search the Web:

25 Cara Alami Mencegah Flu & Pilek

>> Jumat, 20 Maret 2009


Anda dapat mencegah flu dan pilek hanya dengan menguatkan sistem imun
dengan cara alamiah, tanpa obat, begitu menurut Dr.Michael Grossman,
M.D., dan Jodi Jones, dalam buku mereka, The Vitality Connection: Ten
Practical Ways to Optimize Your Health and Reverse the Aging Prosess.

Menurut Jones, tak ada pil ajaib untuk mencegah penyakit. Cara terbaik
adalah menerapkan gaya hidup sehat. Sedang menurut Grossman, pertahanan
terbaik terhadap virus musiman tersebut adalah dengan menguatkan sistem
imun.

Berikut ini 25 cara yang menurut mereka menguatkan pertahanan alamiah
tubuh terhadap flu dan pilek :

1. Makan sebuah jeruk sehari. Jeruk mengandung vitamin C, salah satu
suplemen utama untuk memerangi pilek.

2. Istirahat yang cukup. Tubuh kita akan mengisi ulang energi ketika
kita tidur sehingga bisa melawan serangan kuman penyakit.

3. Kurangi timbulnya stres yang bersamaan dengan kekecewaan emosional.
Stres dapat melemahkan sistem imun tubuh.

4. Makan bawang putih setiap hari. Bawang putih dapat menguatkan
sistem imun dan memerangi bakteri.

5. Banyak minum air putih.

6. Gunakan jahe pada masakan dan minuman. Jahe selain dapat
menghangatkan tubuh juga memberi kekebalan tambahan dalam sistem
pertahanan tubuh.

7. Makan makanan kaya vitamin E seperti kacang-kacangan, biji-bijian,
dan padi-padian utuh.

8. Konsumsi makanan yang mengandung Zinc seperti biji labu, gandum, dan
sardin.

9. Jamu echinacea membantu mencegah pilek dan flu. Juga meminimalisir
efeknya.

10. Sering mencuci tangan dengan sabun agar bersih dari bakteri dan
kuman.

11. Jaga kerongkongan agar tetap lembab. Penelitian di Inggris
mengungkapkan, menghisap zinc lozenges secara drastis mengurangi jumlah
dan tingkat keparahan pilek.

12. Olahraga ringan dapat membantu menguatkan sistem imun minimal jalan
selama 30 menit.

13. Hindari tempat yang banyak orang, terutama ditengah cuaca lembab dan
dingin, dimana orang dengan pilek dan flu dapat menularkan penyakitnya.

14. Makan sup ayam ditambah bawang bombay dan bawang putih. Obat kuno
ini berkhasiat karena meningkatkan aliran mucus hidung yang membuat
kuman dikeluarkan dari sistem tubuh kita.

15. Jaga agar tubuh tetap hangat. Terpapar udara yang terlalu dingin
atau basah dapat membuat Anda sakit. Jika kedinginan, mandi air hangat
dan kenakan baju hangat.

16. Jaga udara di dalam rumah tetap lembap dengan menggunakan
humidifier.

17. Minum jus wortel dan jus sayuran setiap hari. Vitamin-vitamin di
dalam jus meningkatkan imunitas terhadap penyakit.

18. Makan yogurt minimal 1 cup sehari untuk mempertahankan bakteri baik
di dalam sistem pencernaan.

19. Beri cabai pada makanan. Cabai atau makanan yang pedas membantu
membersihkan membran mucous.

20. Minum jus nanas. Jus nanas kaya dengan enzim bromelain yang
berkhasiat untuk kesehatan.

21. Minum ramuan pencegah flu. Caranya : seduh 1 sendok makan irisan
horsedish atau jahe dengan 1 cangkir air panas, tambahkan 1 sendok makan
madu dan 2 butir cengkeh.

22. Makan bawang karena mengandung quercetin, suatu senyawa yang
memerangi virus dan bakteri.

23. Jika hidung keburu meler, beri beberapa tetes minyak kayu putih atau
minyak angin pada wadah arisi air mendidih. Tutup kepala dengan handuk
dan hirup uapnya.

24. Jangan merokok. Rokok dapat menimbulkan ketegangan pada sistem
pernapasan.

25. Jaga sikap positif. Penelitian menunjukan, tetap bersemangat adalah
kunci tetap sehat dan bahagia.

Grossman menyarankan memprioritaskan kesehatan. Luangkan waktu untuk
merawat diri dulu sehingga Anda dapat tetap sehat dan menjaga kesehatan
keluarga.

Read more...

Alphabetical For Success


Menurut pakarnya, manusia sukses tidak cuma dari IQ saja. Peran EQ (Emotional Intelligence) pada kesuksesan bahkan melebihi porsi IQ. Seorang pakar EQ bernama Patricia Patton memberikan tips bagaimana kita menemukan dan memupuk harga diri, yang disebutnya alfabet keberhasilan pribadi.

A : ACCEPT Terimalah diri anda sebagaimana adanya.
B : BELIEVE Percayalah terhadap kemampuan anda untuk meraih apa yang anda inginkan dalam hidup
C : CARE Pedulilah pada kemampuan anda meraih apa yang anda inginkan dalam hidup
D : DIRECT Arahkan pikiran pada hal-hal positif yang meningkatkan kepercayaan diri
E : EARN Terimalah penghargaan yang diberi orang lain dengan tetap berusaha menjadi yang terbaik
F : FACE Hadapi masalah dengan benar dan yakin
G : GO Berangkatlah dari kebenaran
H : HOMEWORK Pekerjaan rumah adalah langkah penting untuk pengumpulan informasi
I : IGNORE Abaikan celaan orang yang menghalangi jalan anda mencapai tujuan
J : JEALOUSLY Rasa iri dapat membuat anda tidak menghargai kelebihan anda sendiri
K : KEEP Terus berusaha walaupun beberapa kali gagal
L : LEARN Belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulanginya
M : MIND Perhatikan urusan sendiri dan tidak menyebar gosip tentang orang lain
N : NEVER Jangan terlibat skandal seks, obat terlarang, dan alkohol
O : OBSERVE Amatilah segala hal di sekeliling anda. Perhatikan, dengarkan, dan belajar dari orang lain
P : PATIENCE Sabar adalah kekuatan tak ternilai yang membuat anda terus berusaha
Q : QUESTION Pertanyaan perlu untuk mencari jawaban yang benar dan menambah ilmu
R : RESPECT Hargai diri sendiri dan juga orang lain
S : SELF CONFIDENCE, SELF ESTEEM, SELF RESPECT
Percaya diri, harga diri, citra diri, penghormatan diri membebaskan kita dari saat-saat tegang
T : TAKE Bertanggung jawab pada setiap tindakan anda
U : UNDERSTAND Pahami bahwa hidup itu naik turun, namun tak ada yang dapat mengalahkan anda
V : VALUE Nilai diri sendiri dan orang lain, berusahalah melakukan yang terbaik
W : WORK Bekerja dengan giat, jangan lupa berdo'a
X : X'TRA Usaha lebih keras membawa keberhasilan
Y : YOU Anda dapat membuat suatu yang berbeda
Z : ZERO Usaha nol membawa hasil nol pula

Tambahan :
Keberhasilan dapat dicapai dengan berfikir "SMART"
S : Specific, M : Measurable, A : Achievable/Actionable, R : Result - oriented, T : Time bound Ada yang mau nambahin ? ..... silahkan ...

Read more...

Cahaya Hati Bocah Penjual Kue


Suatu siang dalam perjalanan menuju kampus, terlintas keinginanku untuk naik kereta api. Padahal hari-hari biasanya, aku selalu menaiki angkot D-128 rute Warung silah-Depok yang setia mengantarku sampai kampus dan aku cukup turun di depan Toko Buku daerah Margonda. Cukup sekali naik angkot dan hanya membayar Rp2.500, 00.

Tapi entah kenapa tiba-tiba saja saat itu muncul keinginan di luar kebiasaan. Aku ingin berangkat ke kampus naik kereta api. Pikirku, yah sekali-kali tak apalah, lagipula aku kuliah jam satu siang dan sekarang masih jam sebelas.
Setengah dua belas aku sampai di stasiun kereta Lenteng Agung. Bagi orang lain, mungkin hal ini sangat membuang-buang waktu.

Sampai stasiun, menunggu kereta. Padahal kalau aku mau lebih cepat sampai kampus, cukup naik angkot satu kali lagi ke arah Depok. Tetapi aku tetap menunggu kereta jurusan Bogor tiba. Memang, aku hanya turun tiga stasiun berikutnya, yaitu stasiun Pondok Cina.

Sambil menunggu kereta tiba, kubuka tas dan kuambil salah satu buku yang dihadiahkan oleh salah seorang sahabat pada milad (ulang tahun-red)-ku Oktober lalu. Hampir pukul dua belas kereta api jurusan Bogor baru tiba. Kulangkahkan kaki kananku masuk ke dalam kereta. Setelah melihat sekeliling, tak ada tempat duduk kosong. Berdiri pun tak apa. Lagipula alat transportasi rakyat murah meriah begini, untung-untungan bisa dapat tempat duduk.

Tak jauh dari tempatku berdiri, seorang anak laki-laki kecil penjual kue —yang kutaksir usianya baru enam tahunan—menjajakan dagangannya. Satu hal yang membuatnya berbeda dengan pedagang lainnya di kereta yang aku tumpangi, adalah caranya menawarkan kue dagangannya. Saat ia menghampiriku, dia menawarkan dagangannya kepadaku sama seperti yang ditawarkannya kepada penumpang kereta lainnya.

“Assalamualaikum… kakak, apakah kakak mau membeli kue? Hany a lima ratus rupiah saja, Kak, ” tawarnya.
“Wa alaikum salam. Nggak Dik, makasih, ” jawabku.
“Baiklah. Permisi kak…, ” Tanpa berlama-lama, anak itu segera meninggalkanku dan kembali menawarkan dagangannya kepada penumpang kereta yang lain dengan pertanyaan yang sama.

Dalam hati aku bergumam, hari gini masih ada jajanan harga lima ratus? Modalnya berapa? Aku terus memperhatikan anak laki-laki kecil itu. Sejurus kemudian, anak itu kembali menghampiri salah seorang penumpang kereta yang telah ditawari kue jualannya barusan.

“Mungkin untuk bekal di tempat kerja, Kak?” tanyanya kembali dengan penuh harap yang ditawarinya barusan bersedia membeli kue dagangannya itu. Kembali si penumpang tersebut menolak tawaran anak penjual kue dengan sama ramahnya. Anak itu pun meninggalkan gerbong kereta tempat aku berdiri dan ia menuju ke gerbong sebelah. Untuk menjajakan kue jualannya tentunya.

Segenap rasa sesal memasuki hatiku saat melihat bocah penjual kue itu berjalan menuju gerbong sebelah. Jadi kasihan aku terhadapnya. Kenapa pula tidak kubeli kue jualannya? Cuma lima ratusan dan penumpang satu gerbong tidak ada yang mau membeli kue jualannya. Padahal masih ada dua lembar ribuan di saku kemejaku, tapi urung kukeluarkan untuk membeli kue itu. Ah… penyesalan memang selalu datang belakangan.

Baru saja anak laki-laki penjual kue itu hendak masuk ke gerbong sebelah, seorang pria setengah baya memanggilnya. Pikirku, mungkin pria tersebut berniat membeli kue anak tadi. Segera anak penjual kue itu berbalik setelah dipanggil oleh pria yang duduk tidak jauh dari tempatku berdiri.

“Ini untuk adik, ” katanya sambil memasukkan (sedikit memaksa) selembar uang sepuluh ribuan ke dalam saku anak penjual kue tadi. Tanpa sempat bicara, bahkan mengucapkan terima kasih pun belum, si anak sudah diminta untuk segera melanjutkan aktivitas menjual kue-kuenya. Anak tersebut hanya tersenyum diam dan melanjutkan berjalan ke gerbong sebelah.

Yang mengherankan, justru sebelum ia masuk ke gerbong sebelah, anak penjual kue tersebut memberikan uang yang diterimanya barusan kepada sepasang pengemis buta (yang menurut dugaanku mereka suami-isteri) yang berada di gerbong yang kami tumpangi. Aku masih saja terus memperhatikan bocah kecil itu. Bahkan kuperhatikan, pria setengah baya yang barusan memberikan uang tersebut juga memperhatikannya.

Dan benarlah dugaanku, pria tersebut memanggil bocah penjual kue tadi dan menanyakan kenapa uangnya diberikan kepada pengemis buta. Anak itu hanya menjawab,

“Emak saya bilang saya tidak boleh mengemis. Saya hanya boleh menerima uang kalau ada yang membeli kue dagangannya, ” jelasnya dengan bahasa Indonesia yang begitu baik dan benar. Deg… Tergetar hati ini mendengar jawaban bocah penjual kue itu.

“Tapi saya ngasih uang emang buat kamu, sedekah, ” lanjut pria setengah baya kemudian.

“Uang sedekah juga sama saja dengan saya mengemis. Emak bilang saya harus jualan kalau mau mendapat uang, bukan mengemis, ” jawab bocah penjual kue itu membuat desiran dalam hatiku semakin menjadi.

“Emang kalo saya beli kue kamu semuanya berapa?” tanya pria setengah baya itu setelah beberapa saat terdiam.
“Dua puluh ribu rupiah, Pak, ” jawab si bocah singkat.

Tak lama kemudian, pria setengah baya itu mengeluarkan selembar uang dua puluh ribuan dari dompetnya yang ia serahkan kepada bocah penjual kue yang masih tidak kuketahui siapa namanya.

“Ini, saya beli semuanya ya…” pinta pria setengah baya itu dan langsung si bocah dengan sigap membungkus semua kue dagangannya lalu diberikannya kepada pria setengah baya yang masih mengulurkan selembar uang dua puluh ribuan.
“Terima kasih, Pak, semoga rezekinya berkah, ” ujar si bocah penjual kue itu sambil menerima uang dua puluh ribuan darinya dengan penuh senyum. Ah, doa yang menyejukkan, batinku.

Tak terasa kereta sudah sampai di Stasiun Pondok Cina. Banyak juga penumpang kereta yang turun. Termasuk bocah penjual kue tadi. Tampak kesenangan meliputi wajahnya dengan nampan kue yang telah kosong. Mungkin ia akan kembali pulang. Pastilah ibunya merasakan kesenangan yang tak jauh berbeda dengan dirinya, pikirku.

Sepanjang perjalanan menuju kampus tercinta, hati dan pikiranku masih saja tertuju pada bocah laki-laki penjual kue di kereta tadi. Di tengah kesulitan hidup, seorang anak kecil dengan sebegitu konsistennya tetap teguh menjaga harga dirinya dari meminta-minta kepada orang lain. Dia yakin bahwa dengan berusaha, segala sesuatu pasti ada jalan keluarnya. Bukan dengan berpangku tangan, mengemis, memohon belas kasihan orang lain, karena kita memang hanya boleh memohon belas kasih padaNya.

Seorang bocah yang usianya mungkin hanya terpaut satu tahun lebih tua dari keponakanku di rumah, sudah harus turut merasakan pahitnya kesulitan hidup. Terlintas dalam pikiranku seandainya yang menjadi bocah tadi adalah keponakanku. Ah, tak tega aku. Bahkan untuk membayangkannya saja. Keteguhan hatinya yang tidak menjadikan tubuh kecilnya sebagai alat mengundang rasa kasihan orang lain patut kuacungi jempol. Ia tahu bahwa semua rezeki sudah diatur secara adil oleh Allah SWT. Tak ada satu pun makhluk kecuali sudah ditetapkan rezekinya. Tugas kita adalah menjemput dan mencari berkah dari karunia Allah SWT tersebut.

Bila ingat diri ini yang mudah mengeluh dan merasa lemah, tentu aku tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan bocah penjual kue tadi. Seharusnya aku bersyukur, rasa lelah yang kurasakan karena harus mencari penghasilan tambahan untuk biaya kuliah dengan mengajar dan berjualan kue—juga— pastilah tidak selelah bocah kecil tadi. Bersyukur, karena aku masih bisa kuliah, di saat banyak orang lainnya yang putus sekolah.

Terima kasih ya Allah. Rasa syukur tak terhingga terus kulafalkan atas hikmah yang kudapat hari itu. Waktu yang lebih lama kubutuhkan untuk menunggu kereta ternyata tak sebanding dengan pelajaran berharga yang disampaikan olehNya melalui kehadiran bocah kecil penjual kue di kereta tadi. Mungkin keadaannya akan berbeda bila aku tidak naik kereta ke kampus hari itu.

Ya Allah, jadikan aku hamba yang pandai bersyukur dan bersabar…

Read more...

10 resep sukses bangsa jepang


1. KERJA KERAS
Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras.
Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat
tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun),Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang
boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan "agak memalukan" di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk
"yang tidak dibutuhkan" oleh perusahaan.

2. MALU
Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena "mengundurkan diri" bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang
sudah menjadi kesepakatan umum.

3. HIDUP HEMAT
Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata
sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup.Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada
pukul 20:00.

4. LOYALITAS
Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan.

5. INOVASI
Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu.Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk.Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah.

6. PANTANG MENYERAH
Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner.
Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk
Indonesia . Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi,maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki , disusul
dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo . Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan
juga kereta cepat (shinkansen) . Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai
dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain.
Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan). Kapan-kapan saya akan kupas lebih jauh tentang ini

7. BUDAYA BACA
Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA.Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya
legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institute penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang
sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan.

8. KERJASAMA KELOMPOK
Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok.Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang.Ada anekdot bahwa "1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok" . Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan "rin-gi" adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam "rin-gi".

9. MANDIRI
Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Irsyad, anak saya yang paling gede sempat merasakan masuk TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan
siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya
sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Teman-temen seangkatan saya dulu di Saitama University mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan
kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka "meminjam" uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.

10. JAGA TRADISI
Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini.Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan. Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata "tidak" untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena "hai" belum tentu "ya" bagi orang Jepang Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di
dunia.
Kalihatannya kesuksesan bangsa Jepang seperti diuraikan diatas adalah karena mereka secara tidak langsung dan tidak sadar telah melakukan apa yang diperintahkan oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW. Semoga hal ini
dapat memacu kita sebagai umat Islam untuk mengikuti apa yang sudah diperintahkan bagi kita sehingga kesuksesan dunia dan akhirat dapat kita raih. Aamiiin.

Read more...

Istimewanya seorang wanita


Mungkin bisa menjadi jawaban dari pertanyaan2 yg selama ini selalu menghantui kamu perempuan….

Kaum feminis bilang susah jadi wanita, Islam memenjarakan wanita, lihat saja peraturan dibawah ini:

  1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
  2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
  3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
  4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.
  5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung Dan melahirkan anak.
  6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
  7. Talak terletak di tangan suami Dan bukan isteri.
  8. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid Dan nifas yang tak Ada pada lelaki.

Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk "MEMERDEKAKAN WANITA".

Pernahkah Kita lihat sebaliknya (kenyataannya) ?

  1. Benda yang Mahal harganya akan dijaga Dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman Dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiarkan terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.
  2. Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?
  3. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya Dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, Ia perlu/wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri Dan anak-anak.
  4. Wanita perlu bersusah payah mengandung Dan melahirkan anak,tetapi tahukah bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat Dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini,
  5. Dan tahukah jika ia mati karena melahirkan adalah syahid Dan surga menantinya.
  6. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabk an terhadap! 4 wanita, yaitu : Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki,yaitu : suaminya, ayahnya, anak lelakinya Dan saudara lelakinya.
  7. Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu:sembahyang 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya Dan menjaga kehormatannya.
  8. Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya, serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Masya ALLAH ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita Ingat firman Nya, bahwa mereka tidak akan berhenti melakukan segala upaya, sampai Kita ikut / tunduk kepada cara-cara / peraturan Buatan mereka. (emansipasi Ala western)

Yakinlah, bahwa sebagai dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan Kita, maka sudah pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga segala Hukumnya / peraturannya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan dengan segala peraturan/hukum buatan manusia.

Jagalah isterimu karena dia perhiasan, pakaian dan ladangmu, sebagaimana Rasulullah pernah mengajarkan agar Kita (kaum lelaki) Berbuat baik selalu (gently) terhadap isterimu.

Adalah sabda Rasulullah bahwa ketika kita memiliki dua atau lebih anak perempuan, mampu menjaga Dan mengantarkannya menjadi muslimah Yang baik, maka surga adalah jaminannya.

Berbahagialah wahai para muslimah. Jangan risau hanya untuk apresiasi absurd dan semu di dunia ini. Tunaikan Dan tegakkan kewajiban agamamu, niscaya surga menantimu.


Read more...

Tips Mengatasi Tekanan Kerja


Atasi Tekanan Kerja Sebaik Mungkin
Meski menuntut banyak perhatian, beberapa jenis pekerjaan patut dipertahankan, padahal tak jarang pekerjaan tersebut membuat tubuh kita capai dan otak lelah. Tentu saja dibutuhkan kreatifitas untuk mengatasi agar hal tersebut dapat berkurang, dan kita tetap bisa produktif dan menyelesaikan tugas berat itu. Cobalah beberapa tips di bawah ini:

Tidur Cukup
Songsonglah hari kerja dengan persiapan tidur yang cukup. Jangan harap bisa bekerja dengan baik jika kita semalaman bergadang menghabiskan waktu dengan mata terbuka. Cobalah tidur yang cukup. Tidur merupakan bentuk istirahat untuk memelihara efisiensi dan energi Anda.

Sarapan
Makan pagi atau sarapan jadi penting untuk mempersiapkan energi maksimal. Pastikan asupan karbohidrat dan protein yang memadai, dan jangan lupa vitamin dan mineral secukupnya. Dalam hal ini pemeo empat sehat lima sempurna menjadi acuan yang tepat.

Jangan Pernah Terlambat
Terlambat akan memberikan tekanan kecemasan yang tidak perlu. Energi yangs eharusnya bisa Anda curahkan kepada pekerjaan akan terserap habis oleh kecemasan Anda. Untuk itu hindari kemungkinan terlambat, dan berikan waktu secukupnya bagi Anda untuk mempersiapkan kegiatan rutin sehari-hari.

Prioritas & Jadwal
Biasakan membuat catatan pada agenda Anda. Ini akan membantu Anda menyusun prioritas kerja, mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu, kapan, dan bagaimana hal itu dapat diselesaikan.

Relaksasi
Kalaupun ada waktu luang, segera manfaatkan keuntungan darinya. Beristirahatlah sejenak. Bergabunglah dengan rekan kerja, berbagi lelucon ataupun sekedar minum kopi bersama.

Semua Orang Punya Tugasnya Sendiri
Semua anggota tim punya tugasnya sendiri, tak perlu Anda terlalu mengurusi orang lain. Bukannya tak boleh membantu rekan keja, tapi kalau bantuan itu justru membuat Anda mengabaikan tugas sendiri, jadi tak ada gunanya bukan?

Kembangkan Kemampuan
Ambil keuntungan dari pelatihan dan peluang bidang pendidikan yang ditawarkan oleh perusahaan.? Semakin luas wacana pengetahuan Anda tentang sebuah pekerjaan, Anda akan lebih mudah mencapai tujuan dari pekerjaan itu. Dan perusahaanpun akan senang dengan hasil akhirnya.

Jangan Lupakan Makan Siang
Dapatkan makan siang yang sehat, jangan makan terlalu banyak. Hindari keadaan mengantuk setelah makan siang dengan cara menghirup udara terbuka atau nikmati secangkir kopi. Tapi, tetap hati-hati dong, terlalu banyak kafein hanya akan menyebabkan perasaan tak enak, tegang dan gelisah. Secukupnya saja lah.

Jadilah Si Optimis, Si Penolong, dan si Hangat
Mengembangkan hubungan baik dengan rekan kerja akan membuat hari Anda lebih cerah. Bantulah mereka secukupnya, selalulah jadi orang yang menerangi lingkungan Anda.

Hubungan Kuat dengan Penyelia
Kembangkan suatu hubungan kuat dengan penyelia Anda. Pastikan ia tahu apa yang telah Anda kerjakan, sehingga hasil pekerjaan Anda akan diakui dan dihargai.

Hubungan Kuat dengan Rekan Kerja
Kembangkan hubungan yang mendukung dengan rekan sekerja. Berbagi kesulitan dan rasa frustasi kadang cukup menolong jika dicurahkan.

Hindari Politik Kantor dan Gosip
Bergosip rasanya memang menyenangkan, akan tetapi bergosip untuk urusan kantor dan kerja rasanya seperti menggali kuburan sendiri. Kali ini Anda membicarakan orang lain, bagaimana jika besok Anda yang dijadikan bahan pembicaraan? Lagipula, bergosip hanya membuang waktu Anda, bukan? Jadi, identifikasi, siapa saja 'politikus' dan biang gosip di kantor, dan hindari mereka.

Batasi Jam Lembur Jika Mungkin
Cobalah untuk pulang tepat waktu. Kalaupun terpaksa lembur, batasi waktunya jika mungkin. Terlalu banyak 'membelanjakan' waktu Anda untuk lembur hanya akan mendorong diri Anda kearah kelelahan yang menjengkelkan. Jadi, alih-alih Anda menyelesaikan pekerjaan, bagaimana kalau super lelah?

Read more...

Cara mendownload file besar


Bagaimana cara mendownload file besar di internet tanpa khawatir terputus atau rusak?

Jika anda download file di internet menggunakan aplikasi default yang ada di windows explorer, kadangkala sebelum download selesai, jalannya download tersebut terputus. Atau setelah proses download selesai, ternyata file yang anda download tidak bisa dibuka alias corrupt.
Masalah ini bisa diatasi dengan menggunakan software tambahan di komputer anda, yaitu FLASHGET. Software ini akan membantu anda menghentikan keluhan2 umum yang sering terjadi pada saat mendownload file di internet.
Silakan download FlashGet di: sini

Setelah itu install di komputer anda. Setelah terpasang, sebelum melakukan download, aktifkan dulu software ini. Buktikanlah... selambat apapun proses download nanti, file anda tidak akan terputus atau rusak hasil downloadnya. Setiap terputus, dia akan menyambung lagi secara otomatis setiap anda klik resume download.

Semoga Bermanfaat.

Read more...

10 Kebiasaan yang Dapat Merusak Otak


1. Tidak Sarapan Pagi
Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.

2. Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.

3. Merokok
Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.

4. Mengkonsumsi gula terlalu banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak

5. Polusi Udara
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.

6. Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.

7. Menutup kepala saat tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.

8. Menggunakan pikiran saat sakit
Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.

9. Kurang menstimulasi pikiran
Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.

10. Jarang berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak jadi kurang terlatih.

Read more...

PERTOLONGAN PERTAMA PADA STROKE


Pertolongan Pertama Pada Stroke (Dengan cara mengeluarkan darah pada setiap ujung jari tangan dan ujung daun telinga).

Ada satu cara terbaik untuk memberikan pertolongan pertama kepada orang yang mendapat serangan STROKE. Cara ini selain dapat menyelamatkan nyawa si penderita, juga tidak menimbulkan efek sampingan apapun. Pertolongan pertama ini dijamin merupakan pertolongan gawat darurat yang dapat berhasil 100%.


Sebagaimana diketahui, orang yang mendapat serangan STROKE, seluruh darah di tubuh akan mengalir sangat kencang menujU pembuluh darah di otak. Apabila kegiatan pertolongan diberikan terlambat sedikit saja, maka pembuluh darah pada otak tidak akan kuat menahan aliran darah yang mengalir dengan deras dan akan segera pecah sedikit demi sedikit. Dalam menghadapi keadaan demikian jangan sampai panik tetapi harus tenang. Sipenderita harus tetap berada ditempat semula dimana ia terjatuh (mis: dikamar mandi, kamar tidur, atau dimana saja). JANGAN DIPINDAHKAN !!! sebab dengan memindahkan si penderita dari tempat semula akan mempercepat perpecahan pembuluh darah halus di otak.


Penderita harus dibantu mengambil posisi duduk yang baik agar tidak terjatuh lagi, dan pada saat itu pengeluaran darah dapat dilakukan. Untuk yang terbaik menggunakan JARUM SUNTIK, namun apabila tidak ada, maka JARUM JAHIT / JARUM PENTUL / PENITI dapat dipakai dengan terlebih dahulu disterilkan dulu dengan cara dibakar diatas api. Segera setelah jarum steril, lakukan PENUSUKAN pada 10 UJUNG JARI TANGAN. Titik penusukan kira-kira 1cm dari ujung kuku. Setiap jari cukup ditusuk 1 kali saja dengan harapan setiap jari mengeluarkan 1 tetes darah. Pengeluaran darah juga dapat dibantu dengan cara dipencet apabila darah ternyata tidak keluar dari ujung jari. Dalam jangka waktu kira-kira 10 menit, si penderita akan segera sadar kembali.


Bila mulut sipenderita tampak mencong / tidak normal, maka KEDUA DAUN TELINGA sipenderita HARUS DITARIK-TARIK sampai berwarna kemerah-merahan. Setelah itu lakukanlah 2 KALI PENUSUKAN pada masing-masing UJUNG BAWAH DAUN TELINGA sehingga darah keluar sebanyak 2 tetes dari setiap ujung daun telinga. Dengan demikian dalam beberapa menit bentuk mulut sipenderita akan kembali normal.


Setelah keadaan sipenderita pulih dan tidak ada kelainan yang berarti, maka bawalah sipenderita dengan hati-hati ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Read more...

About This Blog

Lorem Ipsum

  © Blogger templates Palm by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP